Sabtu, 29 Desember 2012

Tips photo Human Interest ( HI )

,

Bagi fotografer yang terbiasa mengamati masalah-masalah sosial, maka objek yang berlatar belakang aktifitas manusia ini akan menjadi sebuah karya foto yang begitu menarik untuk dilihat dan tentunya tidak akan sulit untuk dilakukan.
Cara terbaik membuat foto-foto manusia adalah dengan pendekatan pribadi yang tulus, melalui senyum, percakapan dan interaksi lain untuk menciptakan keakraban dan rasa nyaman. Ketika sudah merasa
diterima, barulah utarakan keinginan Anda membuat foto mereka. Jika sudah demikian Anda hampir tidak pernah menemukan lagi orang yang menolak, bahkan ketika Anda minta mereka berpose, merubah posisi, senyum atau melakukan kegiatan yang sedang mereka lakukan.
Namun masalahnya, memotret humant interest ini terkadang tidak semudah yang kita bayangkan. Banyak kendala-kendala di lapangan yang harus kita lalui ketika kita memotret obyeknya, contohnya ketika kita hendak mengambil gambar tiba-tiba si objek yang bersangkutan sadar kamera, sehingga hasil gambar yang kita dapat terkesan tidak tampak alami.

Untuk Anda yang ingin memotret hument interest mungkin beberapa tips di bawah ini dapat bermanfaat bagi Anda:
  1. Siapkan lensa tele

Biasanya para fotografer ketika hendak memotret human interest manusia dan aktivitasnya, kebanyakan pemotret menggunakan teknik candid atau cara memotret yang dilakukan dengan sembunyi-sembunyi sehingga objek tidak tahu jika dirinya sedang dipotret. Hal tersebut karena alasan untuk menghasilkan foto yang tampak baik dan menarik, spontan dan wajar.

Untuk itu, ada baiknya Anda menyiapkan lensa tele 80-200 mm atau 70-300 mm yang bisa dijadikan pilihan yang menarik untuk bisa digunakan saat kita hunting foto human interest. Akan tetapi bila memungkinkan menggunakan lebih dari satu buah kamera dengan tambahan lensa 28-85 mm, akan lebih baik. Sehingga dari hampir semua jarak dalam pemotretan, baik itu dekat, sedang dan jauh, dapat tercover semua bila diperlukan.

2. Lakukan pendekatan dengan objek foto.

Bagi Anda yang tidak membawa atau memiliki lensa tele, mungkin ada baiknya kita bisa melakukan pendekatan langsung dengan objek foto. Dengan melakukan pendekatan kepada objek, tentunya akan terasa lebih etis dan kita pun bisa lebih leluasa untuk mengatur pose, ataupun pencahayaannya.

3. Gunakan ISO sesuai dengan keperluan

Biasanya untuk memotret human interest, menggunakan ISO 100 sudah cukup memadai untuk menangkap aktivitas kegiatan manusia baik pagi, siang hingga sore hari di luar ruangan. Akan tetapi bila aktivitas manusia itu sangat berhubungan erat dengan gerak yang cepat, maka diperlukan ISO yang tinggi misalnya ISO 400. Tujuannya tak lain agar gambar atau peristiwanya dapat terekam dengan baik dan tidak goyang.

4. Gunakan angle (sudut pengambilan foto) yang terbaik

Ketika hendak memotret, gunakan sudut pandang atau sudut pengambilan foto yang tepat dan baik guna menghasilkan sebuah foto yang enak untuk dipandang. Janganlah terburu-buru ketika menekan tombol shutter, karena dengan terburu nafsu untuk “menjepret” mungkin Anda akan melupan angle foto yang baik untuk memotret.
Add caption

0 komentar to “Tips photo Human Interest ( HI ) ”

Poskan Komentar

Popular Posts

Thank you for visiting my blog, hopefully useful to us all